Download Kamus Geologi Gratis

Di penghujung jabatan saya sebagai Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan, saya persembahkan karya saya dan teman-teman dari Kanda dan Australia berupa kamus geologi.

Kamus Geologi ini dapat di download gratis dengan klik link dibawah ini

Download Kamus Geologi

Alva Kurniawan

About these ads

~ oleh Alva pada Januari 3, 2009.

39 Tanggapan to “Download Kamus Geologi Gratis”

  1. selamat sore…
    saya minta tolong dong untuk pengertian batu kepek beds. saya sudah cari di beberapa referensi tapi belum menemukan. jenis ini saya dapatkan dari lokasi penelitian saya di Kabupaten Gunung Kidul. tolong kirim ke email saya ya di my_edellweis@yahoo.com
    thx b4…

  2. Selamat malam Astree,

    Informasi yang saya tahu adalah Batu Kepek beds merupakan lapisan batuan di Wonosari yang terdiri atas Marls dan batugamping dengan Globigerina dan Lepidocyclina flexuosa serta Vicarya callosa. Batu Kepek berumur Vindobonian (Preanguerian) dengan ketebalan 300 m. Fasies Marls secara lateral masuk dalam fasies batugamping yang berada di bagian atas dan berumur lebih muda dari fasies Marls.

    Informasi fisiografi, stratigrafi, serta evolusi geologi dapat diperoleh di buku “Van Bemmelen, R.W. 1970. The Geology of Indonesia 2nd Edition. The Hague : Martinus Nj Hoff”. Informasi tentang Kepek Beds dapat dibaca lengkap pada “Bothe (A.Ch.D.) (1929). Djiwo Hills and Southern Range. Excursion guide Cl, 4th Pacific Science Congress, Java”

    Salam kenal,

    Alva Kurniawan

  3. selamat sore..
    makasih ya untuk pengertian batu kepek beds nya..
    oia, pengertian ini dari mana ya sumbernya?soalnya biasanya dosen tanya untuk kebenarannya..tidak mungkin kan saya jawab dari email seseorang. He2he…thanks…

  4. Selamat malam Nona Astree,

    Sumber informasi tentang Kepek Beds dapat dilihat pada Van Bemmelen, R.W. 1970. The Geology of Indonesia 2nd Edition. The Hague : Martinus Nj Hoff.

    Penjelasan tentang litologi dan korelasi stratigrafi Kepek Beds terhadap formasi yang lain terdapat pada Chapter II Stratigraphy, Sub Bab B Tertiary and Quaternary – Tertiary and Quaternary of Java, di halaman 108-109.

    Penjelasan tentang geomorfologi, batuan penyusun, fosil, serta proses geogenesis yang terjadi pada Kepek Beds dapat dilihat pada Chapter V, Geological Evolution of Physiographic Unit, Sub Bab B The Circum – SUnda Orogenic System – Java, di halaman 557.

    Di email saya seelumnya sudah saya sebutkan bahwa penjelasan yang telah saya sebutkan dapat dibaca pada “Van Bemmelen, R.W. 1970. The Geology of Indonesia 2nd Edition. The Hague : Martinus Nj Hoff” dan “Bothe (A.Ch.D.) (1929). Djiwo Hills and Southern Range. Excursion guide Cl, 4th Pacific Science Congress, Java”. Bemmelen (1970) secara jelas menerangkan bagaimana kondisi geologi Kepek Beds sementara dalam Bothe (1929) jelas menerangkan tentang kondisi geologi zona sebelah utara Kepek Beds namun dalam Bothe juga disinggung juga tentang Kepek Beds, dan Bothe juga menerangkan tentang survey lapangan yang dilakukan pada Kepek Beds.

    Salam hangat,

    Alva Kurniawan

  5. Mas Alva, saya mau tanya lagi nih. 1. Apa sih yang dimaksud dengan quadrangle (lembar peta) itu ? Dan bagaimana cara membacanya ? 2. Dalam geohidrologi saya sering menemukan istilah “catchment area”, zone of aeration, dan watershed, mohon dijelaskan. Matur Nuwun atas bantuannya.

  6. Ok Mas Sanijo,

    1.Awalnya istilah quadrangle digunakan di USA oleh USGS. Quadrangle itu adalah pembagian kawasan provinsi geologi menjadi empat lembar pemetaan (quad). Luas cakupan quadrangle adalah 7.5 menit x 7.5 menit atau 49-70 mil persegi. Peta geologi adalah peta tematik dasar atau peta turunan dasar yang sering digunakan untuk proyek dan perencanaan karena itu penyusunan peta geologi menggunakan sistem koordinat dan perhitungan kelengkungan bumi (geoid) yang cermat. Sistem koordinat dan pengkuran tersebut menggunakan standar USGS dimana sebagian besar peta geologi Indonesia adalah hasil kerjasama antara Indonesia dengan USGS sehingga dipakai sistem Quadrangle USGS. Pada tiap peta geologi terdapat penomoran peta yang dimaksudkan untuk memudahkan penyimpanan peta, pencarian peta, pencarian posisi peta terhadap keseluruhan wilayah Indonesia, serta pembagian wilayah pemetaan. Pada sistem pemetaan setiap perbesaran skala akan membagi area yang dipetakan kedalam empat bagian yang lebih detail. Misal pada peta geologi lembar yogyakarta skala 1 : 100000 dengan nomor lembar 1408-2 jika dibuat peta skala 1:50000 dari peta tersebut maka peta tersebut akan dibagi menjadi empat bagian dengan nomor peta 1408-21, 1408-22, 1408-23, dan 1408-24.

    2. Catchment area adalah area dimana air hujan bisa jatuh dan meresap kedalam tanah. Catchment area biasanya merupakan area-area pegunungan atau zona-zona dengan elevasi yang tinggi misalnya adalah lereng gunungapi bagian bawah.

    3. Zone of Aeration adalah zone pada pori-pori tanah (lengas tanah) dimana sirkulasi udara dapat berlangsung dengan bebas. Zone of aeration biasanya berada pada kedalaman 1 hingga 90 cm dari permukaan tanah.

    4. Watershed atau sering disebut drainage basin adalah daerah aliran sungai (DAS) yang didefinisikan sebagai sekumpulan percabangan sungai yang mengalir menuju ke suatu saluran tunggal misalnya sungai opak, sungai oyo, sungai, gajah wong, dan sungai code akan mengalir menuju satu saluran tunggal yaitu sungai Opak, area disekitar sungai-sungai tersebut disebut sebagai DAS.

    Ilmu bumi itu sangat menarik karena itu kita harus semangat dalam mempelajarinya..Succsess!!!!

    Alva Kurniawan

  7. Selamat Pagi, Mas Alva. Membaca jawaban/tanggapan Anda terhadap pertanyaan Sdr.Sanijo saya merasa mendapat input pengetahuan kebumian segar yang selama ini sulit saya dapatkan Uraian anda atas pertanyaan Pak Sanijo tersebut bagus, berbobot dan gamblang (mudah diterima). Saya merasa sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dlm dunia kependidikan ternyata kalah jauh dan kalah canggih dng pengetahuan anak-anak muda-muda seperti Anda.Oleh sebab itu, sudilah kiranya Mas Alva bersedia memberikan penjelasan atas pertanyaan saya sbb:
    1, Apakah yang disebut dng Siklus/Daur Geologi (geological cycle) itu ? Sementara ahli adayg mengatakan bhw siklus geologi = siklus batuan. Benarkah ?
    2. Geologi Kewilayahan (regional geology) samakah dng geografi regional ?
    3. Apa arti dari Geological Province (Mendala Geologi) ?
    4. Apa pula yang dimaksud dng petrographic province ?
    5. Groundwater Regime itu apa to ?
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
    (Uraian/tanggapannya mohon dikirimkan ke e-mail saya.
    Salam,
    Isti Nrz

    e-mail : isti.nrz76@gmail.com

  8. Salam kenal Mbak Isti,

    Ha5x..Mbak isti bisa saja, dalam hidup kita harus selalu belajar. Mbak Isti bukannya tertinggal jauh..hanya belum menemukan sumber yang tepat untuk memperoleh informasi-informasi ilmu bumi.

    Baik saya akan jawab pertanyaan yang pertama:
    “Perbedaan siklus geologi dan siklus batuan”

    Pada dasarnya siklus geologi dan siklus batuan berbeda. Sayangnya terdapat kesalahan persepsi dimana istilah geologi diidentikkan dengan batuan. Siklus geologi merupakan siklus-siklus dari peristiwa geologis dimana siklus batuan merupakan bagian dari siklus geologi.

    Siklus geologi adalah serangkaian peristiwa yang menyebabkan adanya variasi topografi di permukaan bumi dan variasi distribusi batuan baik secara vertikal (ke dalam) maupun horisontal (ke samping) akibat dari tenaga endogen. Siklus geologi dapat dipaparkan sebagai peristiwa pembentukan, pergerakan lempeng tektonis dari zona-zona pemekaran samudra (sirkum pasifik), serta penghancuran lempeng tektonis pada zona-zona penenggelaman lempeng tektonis (zona subduksi misalnya sebelah barat pantai sumatra, sebelah selatan pantai jawa, dll). Fenomena tersebut menyebabkan terjadinya pergerakan lempeng samudra yang saling menjauh namun pada akhirnya akan bertemu kembali, menjauh kembali, dan bertemu kembali (siklik). Proses geologis tersebut menyebabkan terjadinya pengangkatan dasar laut di beberapa area namun juga terjadi penenggelaman daratan di area yang lain (misalnya pesisir barat aceh terangkat lebih dari 1 m akibat gempa aceh).

    Siklus batuan adalah siklus pembentukan dan perubahan dari magma menjadi batuan, suatu jenis batuan menjadi jenis batuan lainnya, serta batuan menjadi magma kembali. Siklus batuan merupakan bagian dari siklus geologi dimana akibat terjadinya proses pergesekan antara lempeng tektonis bumi, lempeng memanas dan mencair menjadi magma, magma kemudian naik keatas permukaan bumi dalam dalam wujud lava lalu membeku membentuk batuan beku. Batuan beku juga terbentuk dari proses pemekaran dasar samudra (sea floor spreading, misal di sirkum pasifik, dan selat makassar) dimana dlam kurun waktu tertentu lempeng yang terbentuk tersebut akan bergerak ke zona subdaksi dan pergerakan tersebut membentuk gunungapi-gunungapi yang menjulang dari dasar laut hingga permukaan laut. Pada suhu dan tekanan yang tinggi (misal pada zona subduksi) batuan beku dapat meleleh menjadi magma kembali. Proses pelapukan dan air hujan di permukaan bumi, memecahkan batuan-batuan beku menjadi kepingan-kepingan kecil (fragmen). Air memindahkan fragmen-fragmen batuan dan mengendapkannya menjadi batuan sedimen. Proses pengangkatan dan penenggelaman permukaan bumi akibat pergerakan lempeng juga menyebabkan terbentuknya batuan sedimen misalnya batulempung, batupasir, dan lain-lain melalui proses pelipatan (folding) dan penekanan (compression). Batuan sedimen juga dapat mengalami pelapukan dan pecah (disintegrasi) menjadi kepingan-kepingan kecil kemudian mengalami pengendapan dan membentuk batuan sedimen baru. Batuan sedimen tersebut mengalami pergerakan hingga masuk kedalam zona subduksi kemudian hancur kembali menjadi magma saat terjadinya gesekan lempeng. Pada kondisi tekanan dan suhu tertentu, sebagian atau keseluruhan mineral batuan batuan baik batuan sedimen maupun batuan beku, meleleh namun tidak secara bersama-sama menyebabkan terjadinya perubahan struktur batuan membentuk batuan metamorf. Batuan metamorf yang terlapukkan dapat membentuk batuan sedimen atau meleleh menjadi magma saat suhu dan tekanan sangat tinggi.

    Jawaban pertanyaan kedua:
    “Perbedaan antara geologi regional dengan geografi regional”

    Perbedaan geografi regional dengan geologi regional pada dasarnya merupakan perbedaan ruang lingkup studi. Sebelum dibahas tentang perbedaannya, perlu kita pahami dulu batasan kajian dari ilmu geografi dan geologi.

    Geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang fenomena-fenomena di permukaan bumi baik fenomena alami maupun hasil interaksi manusia dengan lingkungan dalam lingkup spasial (ruang) dan temporal (waktu). Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses-proses pembentukan batuan, pergerakan lempeng, dan tenaga endogenik yang membentuk permukaan bumi. Berdasarkan batasan-batasan tersebut maka geografi memberi batasan tentang fenomena yang terjadi di permukaan bumi sedangkan geologi memberi batasan tentang fenomena yang terjadi di dalam bumi.

    Berdasarkan batasan tersebut maka geografi regional merupakan ilmu yang mempelajari tentang fenomena-fenomena di permukaan bumi baik fenomena fisik maupun hasil interaksi manusia dengan lingkungan, yang membentuk pola-pola dalam luasan area tertentu dan mempengaruhi kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Contoh lingkup kajiannya adalah : daerah perkotaan, daerah perdesaan, kawasan permukiman, zona hutan lindung, zona industri, daerah rawan bencana gunungapi, daerah rawan bencana gempa bumi, daerah rawan kekeringan, daerah rawan banjir, dan sebagainya.

    Geologi regional sendiri merupakan ilmu yang mempelajari tentang distribusi sekelompok batuan (formasi) baik jenis, strukturnya (stratigrafi) maupun urutan pembentukannya (litologi) yang membentuk suatu pola dalam luasan area tertentu. Contoh lingkup kajiannya meliputi zona patahan, zona subduksi, zona lipatan, daerah Formasi Nglanggeran, daerah Formasi OAF (Old Andesite Formation/Bemmelen Formation), dan lain-lain.

    Jawaban pertanyaan ketiga dan keempat:
    “Apakah geologic province dan petrographic province?”

    Pada dasarnya petrographic province dan geologic province merupakan istilah yang sama namun digunakan dalam lingkungan yang berbeda. Geologic province atau petrographic province adalah pembagian wilayah di muka bumi dengan kondisi struktur geologi dan jenis batuan yang relatif sama. Pembagian dapat didasarkan pada struktur, pada jenis batuan, atau pada umur batuan. Misalnya zona berbatuan andesit dan zona berbatuan basalt (pembagian berdasarkan kelas batuan), zona antiklinal dan zona sinklinal (pembagian berdasarkan struktur geologi), zona tersier dan zona kuarter (pembagian berdasarkan usia geologi). Istilah petrographic province sering digunakan dalam lingkup tambang (eksplorasi dan eskploitasi) yaitu pembagian suatu wilayah berdasarkan kesamaan potensi mineral yang ada misalnya provinsi emas, provinsi bauksit, provinsi besi, dll. Istilah geologic province lebih sering digunakan dalam lingkungan riset dan penelitian.

    Jawaban pertanyaan lima:
    “Apakah groundwater regime?”

    Groundwater regime merupakan pengelompokan area dipermukaan bumi yang memiliki pengaruh yang relatif sama terhadap perubahan sifat fisik maupun kimia dari air tanah misalnya zona irigasi, zona non irigasi, zona sungai inflow, dan lain sebagainya.

    Demikian jawaban dari saya, dan saya minta maaf klo jawabannya kurang memuaskan, Mbak isti dapat berdiskusi dengan saya atau teman2 saya di http://alvathea.wordpress.com, di blog tersebut tersedia segala informasi tentang ilmu dalam dan permukaan bumi khususnya bidang hidrogeologi.

    Terima kasih atas pertanyaannya..dan sering-seringlah berkunjung tuk berdiskusi..saya tunggu di http://alvathea.wordpress.com

    Alva Kurniawan

  9. Selamat siang…
    Saya menemukan beberapa istilah yg belum saya mengerti. Tolong ya.. bantu saya untuk menjelaskan maksud dari istilah-istilah berikut ini.
    1. Glacial Rebound, 2. Glacial Striation, 3. hydrothermal metamorphisme, 4. hydrothermal vein, 5. ophiolite suite 6, retrograde metamorphisme, 7 lateral moraine 8. lava tube, 9 vesicle 10. Mantle Plume. saya betul-2 belum paham maksudnya, tapi untunglah ada kamus geologi gratisan yg diasuh Mas Alva.
    E..terima kasih sebelumnya untuk penjelasanya.
    Salam kenal
    Isdwi R
    (email- isdwirahmarto@gmail.com

  10. Mas Alva, tolong jawaban untuk pertanyaan saya tersebut dikirim ulang, krn di emailku dihapus oleh tangan-tangan jail sewaktu saya lupa menutup e-mail saya yg terbuka. Atau jawaban ditampilkan saja di blog seperti diatas.
    Disamping itu saya juga mau nanya lagi :
    1. Apa sih yg disebut dng Flow Cleavage ?
    2. Flood Basalt itu apa ? dan
    3. Friction Breccia itu apa ?
    Terima kasih atas penjelasannya.

    Salam
    Isdwirahmarto

  11. Kepada Yth Mas Alva Kurniawan
    Saya seorang guru geografi di SMP N 14 Jogja, sangat tertarik kamus online yang Mas Alva asuh. Uraiannya sangat bagus dan jernih. Karena itu uraian yg telah mas Alva berikan kpd para penanyatsb saya kumpulkan dan saya simpan dalam file saya untuk digunakan apabila sewaktu-waktu saya memerlukannya.
    Mas Alva saya sangat tertarik dng pertanyaan Pak Isdwi diatas. Apabila Mas Alva tidak berkeberatan, mohon kiranya mas Alva berkenan mengirimkan jawaban atas pertanyaan Pak Isdwi tersebut ke dlm e-mail saya ini: idanuryani36@gmailcom
    Ini ada sedikit tambahan mas. Dlm buku pelajaran Geografi unt SLTP dikatakan bhwa permukaan bumi ini terdiri atas perisai (shield) dan cekungan sedimenter, Apakah maksud perisai itu ?
    Lalu cekungan hidrokarbon itu apakah sama dengan cekungan sedimenter ?
    Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

    Salam dari
    Ibu Ida Nuryani
    (Guru Geografi SMP 14 Jogjakarta)

  12. Terima kasih saudara Isdwirahmarto atas pertanyaannya..ya saya turt prihatin atas apa yang terjadi dengan email anda, beberapa bulan yang lalu email saya juga dibobol namun hackernya sudah saya beri pelajaran emailnya juga saya bobol (balas dendam) he5x..

    1. Glacial Rebound
    Glacial rebound adalah penenggelaman permukaan tanah (subsiden) akibat terbebani oleh massa es yang sangat berat. Massa es yang berat tersebut menekan permukaan tanah kebawah hingga fluida panas yang berada di mantel bumi tertekan ke segala arah. Peristiwa tersebut terjadi pada periode gletser terakhir sekitar 20.000 tahun yang lalu. Saat es mencair permukaan tanah yang tenggelam kembali bergerak keatas, karena viskositas (kekentalan) fluida panas yang sangat tinggi atau bisa dibilang sangat kental maka proses naiknya permukaan tanah yang tenggelam hingga ke posisi semula membutuhkan waktu hingga ribuan tahun. Peristiwa ini melanda Skotlandia, sebagian wilayah Kanada, sebagian wilayah Amerika Serikat, Skandinavia, dan Siberia.

    2. Glacial Striation
    Glacial striation adalah goresan pada batuan dasar (bedrock) akibat proses abrasi gletser. Goresan pada batuan biasanya berupa beberapa alur goresan linier yang memanjang. Abrasi gltser membawa butiran-butiran kasar dipermukaan yang memiliki cukup kekuatan untuk menggores permukaan bedrock, dan juga membawa butiran-butiran halus yang menghaluskan dasar goresan pada bedrock. Glacial Striation terjadi pada zaman es kecil. Glacial stration dapat dilihat pada National Natural Landmark, Kelleys Island, Ohio.

    3. Hydrothermal Metamorphism
    Hydrotermal Metamorphism merupakan hasil interaksi antara batuan dengan fluida panas yang memiliki komposisi kimia beraneka ragam. Perbedaan komposisi dari batuan dan fluida panas menyebabkan terjadinya reaksi metamorfisme dan metasomatik pada batuan. Reaksi metamorfisme merubah seluruh sifat fisik dan sifat kimia batuan, sedangkan reaksi metasomatik hanya merubah sebagian sifat fisik dan kimia batuan. Fluida yang menyebabkan terjadinya perubahan pada batuan antara lain adalah magma, arus konveksi airtanah, dan arus konveksi airlaut. Jejak metamorfisme hidrotermal biasanya digunakan untuk mencari logam-logam mulia.

    4. Hydrothermal Vein
    Hydrothermal vein adalah suatu massa kecil mineral dalam suatu batuan yang membentuk saluran-saluran nadi atau urat dengan bentuk khusus dan warna tertentu yang dapat dibedakan dengan mudah. Hydrothermal vein terisi oleh kristal dari satu atau lebih mineral yang berasal dari pengendapan fluida panas (airtanah atau air laut) pada proses sirkulasi hidrothermal.

    5.Ophiolite Suite
    Ophiolite suite merupakan sekelompok massa sedimen, batuan sedimen, serta batuan beku mafik dan ultramafik yang membentuk lapisan batuan pada samudra.

    6. Retrograde Metamorphism
    Retrograde metamorphism merupakan tipe metamorfisme pada batuan yang jarang terjadi karena batuan yang harus mengandung volatile agar proses metamorfisme ini dapat terjadi. Metamorfisme yang terjadi ini merupakan proses lanjutan dari Prograde Metamorphism dimana saat proses prograde metemorphism, kandungan volatile (misalnya air dan karbon) hilang. Saat terjadi penurunan suhu dan tekanan kandungan volatile kembali terdapat pada batuan menyebabkan terjadinya proses tetrograde metamorphism yang membentuk mineral batuan yang lebih stabil.

    7. Lateral Moraines
    Lateral Moraines adalah punggungan (ridge atau beting) paralel yang terbentuk dari endapan material runtuhan di sepanjang sisi gletser. Material runtuhan yang tidak terpisahkan terendapkan pada puncak gletser sehingga saat gletser mencair material tersebut tidak tererosi.

    8. Lava Tube
    Lava tube adalah saluran (conduit) lava berbentuk terowongan yang masih aktif mengalirkan lava atau sudah tidak mengalirkan lava lagi. Lava tube terbentuk dari pembekuan permukaan lava viskositas rendah membentuk lapisan permukaan yang keras namun bagian dalam tidak membeku dan mengalir sehingga membentuk suatu bentuk terowongan atau saluran.

    9. Vesicle
    Vesicle berkaitan erat dengan tekstur vesikular pada batuan beku. Vesicle adalah gelembung-gelembung pada batuan beku yang terisi oleh mineral sekunder misalnya zeolit, kalsedon, kwarsa, atau kalsit. Vesikle juga dapat berarti gelembung gas yang terjebak pada batuan yang membeku, sehingga terdapat lubang-lubang didalam batuan saat batuan tersebut dibelah.

    10. Flow Cleavage
    Flow Cleavage atau Slaty Cleavage adalah tipe belahan pada formasi batuan dimana rekristalisasi mineral diikuti oleh aliran batuan atau aliran material solid (keras).

    11. Mantle Plume
    Mantle plume adalah suatu bentuk tidak teratur dari batuan panas di mantel bumi berupa benjolan yang menuju ke permukaan bumi. Pada kedalaman yang mendekati permukaan bumi terjadi dekompresi yang menyebabkan batuan meleleh sehingga saat ini diasumsikan mantle plume merupakan pusat dari sumber magma pada gunungapi atau merupakan salah satu faktor dari terjadinya gerakan lempeng, flood basalt, dan kepunahan masal pada masa Cretaceous.

    12. Flood Basalt
    Flood basalt adalah batuan basalt yang menutup suatu area dalam lingkup yang luas akibat erupsi dahsyat suatu gunungapi membentuk plato dan rangkaian pegunungan.

    13. Friction Breccia
    Friction breccia adalah breksi yang terbentuk dari endapan pecahan-pecahan (fragmen-fragmen) batuan hasil proses pergeseran atau pergesekan di suatu formasi batuan atau antar formasi batuan.

    Sekian jawaban dari saya dan senang bisa membantu anda, Makasih sudah visit blog saya..;)

    Alva Kurniawan

  13. Baik, dengan senang hati akan saya kirim ke email ibu, bukan hanya jawaban dari Pak Isdwi R namun juga jawaban dari teman-teman yang ikut forum dalam http://alvathea.wordpress.com, akses blog saya tersebut untuk berbagai informasi detail tentang ilmu bumi khususnya hidrology dan geology..

    Wah senang berkenalan dengan ibu soalnya ibu saya juga seorang guru geografi..he5x..saya sendiri juga memiliki background geografer hanya saja saya memiliki keahlian di bidang pemetaan data bor, interpretasi di bidang geolistrik, dan saya bekerja di bidang eksplorasi, pertambangan, dan energi.

    Baiki bu untuk pertanyaan pertama tentang bumi yang terdiri dari shield dan cekungan sedimenter, dalam buku Van Bemmelen (The Geology of Indonesia) istilah shield dan cekungan sedimenter ditulis dalam istilah geanticline (shield) dan geosyncline (cekungan sedimenter).

    Perisai adalah bagian permukaan bumi yang menonjol keatas, dan merupakan suatu antiklinal. Antiklinal adalah bukit yang terbentuk akibat proses perlipatan kulit bumi misalnya di Perbukitan Kendeng. Cekungan sedimenter merupakan cekungan yang terbentuk akibat tertekannya permukaan bumi oleh akumulasi endapan material di permukaan bumi. Cekungan sedimenter hendaknya jangan disamakan dengan cekungan hidrokarbon karena belum tentu setiap cekungan sedimenter mengandung senyawa hidrokarbon, namun pada umumnya deposit dari senyawa hidrokarbon misal batubara dan minyak bumi ada pada cekungan sedimenter karena itu terdapat istilah cekungan-cekungan minyak.

    Terima kasih bu sudah mengunjungi blog saya, jangan lupa tuk kunjungi juga Hydrogeology World di alamat http://alvathea.wordpress.com..

    Salam hangat,

    Alva Kurniawan

  14. Maaf bu Ida..emailnya tidak dapat saya kirim karena alamat email yang bu Ida berikan ke saya ditolak oleh yahoo..mungkin terdapat kesalahan dalam penulisan alamat email lengkap bu Ida..tolong di cek lagi alamatb emailnya bu..

    Alva Kurniawan

  15. Terima kasih Mas alva Kurniawan yg telah menjawab surat saya. Dan melalui surat ini saya juga masih ingin mengajukan bertanya lagi mengenai sejumlah istilah dlm ilmu kebumian yg belum saya ketahui artinya.
    1. Dlm buku geografi unt SLTP klas VII bab Gletser saya menjumpai adanya istilah “Kettle”. Disitu hanya dijelaskan “suatu depresi yg dpt dijumpai didaerah bersalju (gletser)” tanpa disertai penjelasannya. Apakah kettle itu sesungguhnya ?
    2. Apakah block fault (blok patahan) samadng patahan/sesar normal ? Lantas block fault landform (termasuk didlmnya bentang alanm gunung/pegunungan,bukit-bukit atau pematang dsb)itu penjelasnya gimana to ?
    3. Apakah Shear zone itu ?
    4. Dlm buku geografi sumberdaya sering sayajumpai istilah Hallow, protore dan pneumatolitik tanpa penjelasan lebih lanjut ? Apa artinya istilah tersebut.
    5. Mohon dijelaskan arti dari breccia pipe (pipa breksi) dan protore ?
    Sekian dan terima kasih atas penjalasan dan perhatiannya.
    Hormat kami,
    Ida Nuryani
    SMP 14 Jogjkarta

    NB: O maaf, email saya tersebut memang sudah lama tak berfungsi. Tetapi alamat email saya yang baru adalah idanuryani35@gmail.com
    Maaf yg saya gunakan ini adalah internet milik sekolahan.

    3.

  16. Iya bu saya akan membantu menjawab seluruh pertanyaan ibu sepanjang yang saya tahu.

    1. Kettle
    Dalam ilmu geomorfologi Kettle merupakan bentuklahan asal proses glacial (glacier landform). Proses pembentukan kettel berawal dari suatu pencairan gletser secara massal yang membanjiri suatu area dengan arus yang kencang (outwash) membentuk suatu morfologi (bentukan permukaan) dataran yang disebut Sandurs. Bersama dengan arus banjir terdapat bongkah-bongkah es yang terendapkan dan terkubur dalam endapan gletser. Saat bongkah-bongkah es tersebut mencair terbentuklah lubang-lubang pada Sandurs yang disebut Kettle.

    2. Block Fault dan Normal Fault
    Block fault dan Normal Fault memiliki perbedaan. Block Fault merupakan suatu bentuklahan yang terdiri atas beberapa normal fault yang memiliki dip (sudut lereng) mendekati 90 derajat. Block Fault merupakan suatu bentukan perbukitan atau pegunungan yang terbentuk oleh dua macam kombinasi proses utama yaitu patahan (fault) dan lipatan fold. Block Fault terdiri atas dua macam jenis yaitu lifted block fault dan tilted block fault. Lifted block fault memiliki ciri bentuk punggungan (ridge) yang memiliki dua sisi (escarpment) sangat curam. Tilted fault block memiliki ciri punggungan (ridge) yang memiliki salah satu sisi (escarpment) curam sedang sisi (escarpment) lainnya sedikit landai. Bentuklahan block fault dikelompokkan dalam bentuklahan asal proses struktural dimana proses pembentukannya terjadi akibat patah atau terlipatnya kerak bumi akibat tenaga-tenaga endogen yang berkaitan dengan tektonika lempeng.

    3. Shear Zone
    Shear zone merupakan retakan pada permukaan bumi yang merupakan zona pergesekan antar lapisan batuan atau formasi batuan yang biasanya berasosiasi dengan patahan horisontal. Shear zone dapat dikenali dari tipe batuan pada retakan berupa batuan metamorfik. Shear zone dapat memiliki panjang dari beberapa centimeter hingga puluhan kilometer sehingga membentuk suatu sistem patahan. Pada umumnya, mencari letak bidang patahan pada Shear Zone sulit untuk dilakukan.

    4. Arti Istilah Hallow, Protore, dan Penumatolitik
    Mungkin yang ibu maksud adalah istilah Hollow bukan hallow, hollow berarti cekungan yang dalam ukuran yang besar disebut basin. Protore merupakan suatu deposit mineral primer dimana melalui pengayaan dapat ditingkatkan nilai ekonominya (misalnya deposit uranium). Pneumatolitic merupakan perubahan yang terjadi akibat gas. Dari istilah pneumatolitic muncul istilah pneumatolisis yang berarti perubahan batuan atau kristalisasi mineral yang diakibatkan oleh gas dari magma yang membeku.

    5. Breccia Pipe
    Adalah sekelompok batuan breksi berbentuk tak teratur atau biasanya silinder yang tersementasi (terekatkan) bersama oleh mineral silika pada batuan induk, membentuk tonjolan besi dengan diameter beberapa meter hingga beberapa ratus meter.

    Demikian jawaban dari saya Ibu, semoga jawaban saya dapat memuaskan keingintahuan Bu Ida. Jika ada pertanyaan lain saya akan dengan senang hati menjawab..

    Salam

    Alva Kurniawan

  17. Saya ingin tanya beberapa istilah dalam bidang eksplorasi, saya sering menemui istilah Downhole, Borehole, Openhole..apakah arti dari ketiga istilah tersebut..

    terima kasih..

    Sandra

  18. Selamat siang aku ingin menanyakan tentang bagaimana kita mengidentifikasi dan menganalisis kondisi akuifer dari suatu peta flownet..

    Thanks..

  19. Terima kasih atas bantuan dan kesediaan Mas Alva unt menjawab pertanyaan-2 saya mengenai sejumlah istilah yg saya jumpai dlm buku pelajaran geografi yg belum saya mengerti penjelasannya. Dan penjelasan yg telah Mas Alva berikan bisa membantu menyegarkan kembali pengetahuan saya dibidang geologi dasar, petrografi, mineralogi yg pernah saya peroleh di jurusan pendidikan geografi UNY sepuluh tahun silam.
    1. Abyssal Fan
    2. Decollment
    3. Detrial Deposit (apakah sama artinya dng detritus deposit) ?
    4 Drownet Stream (sungai tenggelam itu apa dan bagaimana).
    5. Glacial Moraine
    6. Migma
    7. Misfit Stream (sungai Misfit)
    8. Nappe
    9. Rejunation Valley (kok dlm buku pelajaran dimaknai peremajaan sungai) ?
    10. Rock Lattice
    11. Range Province
    12. Swallohole dlm buku sering disamakan dng sinkhole (luweng) apa benar mas ?
    13.Zoned Crystal itu apa ?
    14.Vertical Exaggeration ?
    15. Varve
    Wah banyak banget ya Mas. Eh tapi matur nuwun atas penjelasan dan bantuannya.
    Harmat kami,
    Ibu Ida Nuryani

  20. Mas Alva, saya ingin menanyakan lagi beberapa istilah dlm ilmu kebumian yg belum saya mengerti arti& maksudnya sbb:
    1. Augen 2. convection cell, 3, durable crust, 4 precarious structure, 5. sedimentary structure, 6. regional metamorphism 7. stratigraphic break, 8.continental basin & ocean basin.
    Sekian dan terima kasih (matur nuwun) atas penjelasannya
    Isti N

  21. Terima kasih pertanyaannya tuk Mbak Sandra..

    Sebenarnya ketiga istilah tersebut memiliki arti yang sama hanya saja dalam prakteknya ketiga istilah itu digunakan dalam bidang yang berbeda..ketiga istilah tersebut memiliki arti titik bor atau lokasi dimana dibuat suatu sumur bor atau sumur eksplorasi, biasanya disingkat dengan BH (borehole), DH (downhole), atau OH (openhole).

    Istilah borehole digunakan secara luas dalam bidang geologi dan pertambangan, istilah Downhole digunakan dalam bidang bidang eksplorasi dan geofisika, sedangkan istilah openhole umum digunakan dalam bidang teknik perminyakan..

  22. Yap untuk mas Fendi, identifikasi akuifer sulit dilakukan dengan flownet terlebih jika kondisi akuifer merupakan akuifer anisotrophy..jika akuifer isotrophy maka flownet dapat menggambarkan bagaimana kondisi muka airtanah freatik yang secara lebih lanjut dapat mengambarkan permukaan bedrock..Flownet sebenarnya banyak membantu dalam analisis permukaan akuifer secara 3 dimensional terutama bila data stratigrafi yang dimodelkan sangat minim atau memiliki seditik titik bor..

  23. Tuk Mbak Isti dan Bu Ida..saya mohon maaf belum sempat post jawabanya karena saya sedang ada proyek yang harus diselesaikan namun jawaban dari pertanyaan Mabk Isti dan Bu Ida sedang saya selesaikan dan mungkin dalam beberapa hari kedepan bisa saya posting di blog ini..terima kasih atas pertanyaannya dan saya mohon maaf atas lamanya respon yang saya berikan..

    Hormat saya

    Alva Kurniawan

  24. Ya terima kasih kembali atas pertanyaan Bu Ida, senang sekali saya dapat membantu Bu Ida..
    Baik jawaban dari istilah-istilah yang Bu Ida tanyakan adalah sebagai berikut..

    1. Abyssal Fan
    Merupakan semacam delta yang terbentuk di dasar laut, dapat dikatakan juga bahwa
    abyssal fan adalah kipas aluvial yang berada di bawah laut.

    2. Decollement
    Mungkin yang ibu maksud adalah Decollement, yaitu permukaan lempeng tektonis yang merupakan bidang
    luncur dari dua massa batuan pada patahan dorong (thrust fault, yaitu patahan yang terbentuk dimana
    lapisan batuan yang berumur lebih tua berada diatas lapisan batuan yang umurnya lebih muda
    akibat adanya gaya dorong atau tekanan endogenik)

    3.Detrital Deposit atau Detritus Deposit
    Isitilah tersebut memiliki kesamaan arti dimana Detrital merupakan kata sifat dari detritus.
    Detrital atau detritus deposit merupakan endapan dari fragmen-fragmen batuan atau mineral batuan
    akibat proses pelapukan dan erosi, terkadang endapan ini terlifikasi (terikat oleh semen) mem
    bentuk batuan sedimen misalnya batupasir (sandstone)

    4.Drowned River Valley atau Drowned Stream
    Mungkin yang Ibu maksud adalah Drowned River Valley atau Ria, merupakan sungai yang tenggelam
    akibat naiknya muka airlaut karena perubahan iklim atau pemanasan global.

    5. Glacial Moraine
    Merupakan akulasi dari endapan longsoran material (debris) berupa batu atau tanah akibat pergerakan gletser.

    6. Migma
    Migma merupakan campuran antara bongkahan batu dan batuan yang meleleh yang bergerak atau
    memiliki potensi untuk bergerak.

    7. Misfit Stream
    Merupakan sungai yang sangat kecil pada suatu lembah yang sulit dikatakan telah membentuk
    lembah tersebut akibat kekuatan dan ukurannya yang terlampau kecil. Proporsi ukuran sungai
    dengan lembah yang terbentuk sangat besar dimana lembah terbentuk akibat gerakan gletser, atau
    aliran sungai kecil tersebut yang pada masa lampau sangat deras dan ukuran sungainya besar.

    8. Nappe
    Nappe adalah suatu lapisan batuan terlipat yang bergeser sejauh lebih dari 2 km dari posisi awalnya.
    Nappe terbentuk saat terjadi tumbukan lempeng dan suatu perlapisan batuan terlipat dan tertarik hingga
    saling terpisah-pisah.

    Maaf untuk sementara saya hanya sempat menerangkan sedikit istilah dari keseluruhan permintaan Bu Ida..namun saya berjanji tuk melengkapinya dalam beberapa hari ke depan..

    Terima kasih dan mohon maaf..

    Alva Kurniawan

  25. Jawaban selanjutnya untuk Bu Ida,

    9. Rejuvenation Valley atau Rejuvenation River
    Istilah tersebut memang dapa tdimaknai dengan peremajaan sungai, sungai muda memiliki ciri yaitu erosi sangat kuat dengan bentuk saluran berupa huruf V, semakin tua umur suatu sungai maka bentuk saluran akan menjadi berbentuk huruf U. Rejuvenation River merupakan suatu sungai yang sudah berada pada tahapan tua namun terjadi perubahan kondisi alam dimana muka air laut surut hingga beberapa ribe meter dibawah muka air laut sebelumnya mengakibatkan sungai tua yang umumnya didominasi oleh proses sedimentasi menjadi kembali didominasi oleh proses erosi yang mengerosi saluran sungai hingga ke batuan dasarnya. Rejuvenation river juga dapat terjadi jika suatu permukaan mengalami pengangkatan (uplifting) akibat proses endogenik sehingga gaya gravitasi mendorong sungai pada permukaan yang terangkat tersebut untuk mengerosi secara intensif permukaan yang terangkat tersebut hingga ke batuan dasarnya.

    10. Rock Lattice
    Batuan tersusun atas mineral-mineral, dimana mineral pada batuan ada yang berbentuk kristal. Kristal terdiri dari motif dan latitice dimana motif merupakan susunan ikatan atom yang unik yang berbeda antara kristal yang satu dengan kristal lainnya. Dalam suatu kristal motif tersusun berulang dan berderet-deret, dimana perulangan dan deretan kristal tersebut disebut sebagai lattice.

    11. Range Province
    Range dalam geology diartikan sebagai kelompok perbukitan yang terbentuk oleh proses-proses struktural (tektonisme), Range Province merupakan suatu cakupan area yang berbukit-bukit dimana bukit tersebut terbentuk akibat proses struktural.

    12. Swallow Hole
    Ya tepat sekali istilah swallow hole memiliki arti yang sama dengan sinkjole yaitu lubang pada suatu daerah yang batuan dasarnya adalah batuan mudah larut (limestone). Swallow hole terbentuk akibat proses solusional (pelarutan) yang intensif pada suatu bagian batuan yang mudah larut menyebabkan struktur dalam batuan rapuh dan akhirnya runtuh membentuk lubang dengan diameter yang bervariasi dari diameter besar hingga diameter kecil.

    13. Zoned Crystal
    Kristal pada batuan yang muncul akibat perubahan temperatur (misal saat metamorfosis) atau saat terjadi perubahan komposisi kimia dari lelehan batuan dimana saat lelehan batuan membeku membentuk struktur dan jenis kristal yang berbeda.

    14. Vertical Exaggeration (VE)
    VE merupakan istilah yang digunakan luas dalam bidang kartografi atau pembuatan peta. Vertical Exaggeration merupakan perbesaran skala vertikal dimana nilai dari VE merupakan nilai pembagi skala horisontal untuk membuat skal vertikal saat pembuatan profil suatu medan, sekuen medan, atau profil sudut lereng. Nilai VE dapat diatur untuk menonjolkan variasi bentukan profil dari suatu medan dimana makin besar nilai VE, makin detail permukaan medan yang tergambar dalam profil.

    15. Varve
    Varve adalah lapisan sedimen yang terbentuk selama setahun. Dalam suatu batuan sedimen terkadang terdiri dari banyak varve, dimana jumlah varve dapat mencerminkan umur relatif suatu batuan sedimen terhadap batuan sedimen yang sama disekitarnya.

    Demikian yang dapat saya jawab, jika ada kurangnya saya mohon maaf bu Ida, terima kasih atas pertanyaannya..

  26. salam kenal mas alva…saya mau tanya…
    apa yg dimaksud konvergensi, divergensi, obduksi, kolisi (collision), rifting, spreading, transpresi dan transtensi…apakah ada persamaan atau perbedaannya?
    terimakasih sebelumnya mas…

  27. Kepada YTh. Mas Alva
    Ini masih ada lagi tiga istilah yang belum saya ketahui artinya. Dalam buku pelajaran Geografi tidak ada keterangan/penjelasan lebih lanjut, yaitu 1. Pantai Ria (Ria Coast) dan 2. Geologi Bawah Permukaan. 3. Mineral Assemblage
    Tak lupa saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan selama ini.

    Hormat saya
    Isti N

  28. Mas Alva, nyuwun priksa lagi inggih. Apakah arti dari progradasi itu ? Dlm buku cuma diselajaskan pertumbuhan delta yg menyebabkan garis pantai bergeser ke arah laut. Lha, terus apa ada kaitannya dengan Incised meander (meander yang lembahnya diperdalam). Apa benar mas ? Sanes wekdhal saya mau nanya lagi boleh kan? Matur nuwun.

  29. Mas Alva, nyuwun priksa lagi inggih. Apakah arti dari progradasi itu ? Dlm buku cuma dijelaskan pertumbuhan delta yg menyebabkan garis pantai bergeser ke arah laut. Lha, terus apa ada kaitannya dengan Incised meander (meander yang lembahnya diperdalam). Apa benar mas ? Sanes wekdhal saya mau nanya lagi boleh kan? Matur nuwun.

  30. mas alfa… kenalkan saya dyan .telkom blitar.
    dari beberapa jawaban yang mas berikan ada kaitanya dengan buku dari rw van bemmelen.seberarnya ada berapa edisi buku van bemmelen.apa ada yang sudah diterjemahkan dalam bahasa indonesia. kalau saya terarik untuk membacanya dimana saya pinjam, atau dapat membaca, download gartis….. tolong masss…..cahyoabdi@yahoo.com

  31. Ehm ada versi bahasa Indonesianya..tapi sulit carinya..coba cari diperpustakaan universitas-universitas yang punya jurusan geologi, teknik minyak, geofisika, geografi, arkeologi..biasanya jurusan-jurusan tersebut pake bukunya Van Bemmelen sbg handbook..edisi buku Van Bemmelen banyak tapi yang biasanya dipakai di Indonesia judulnya The Geology of Indonesia..

  32. mas aku mau cari kata2 sulit dalam pelajaran geografi yamng berbahasa indonesia. dimana saya bs temukan

  33. terimakasih buat yang memiliki situs ini. namun kalau bisa ditambahi kamus geologi dan geografi, yang berbentu seperti buku. misal seperti kamus berbahasa. karena dengan kamus tersebut akan banyak kemudahan yang diperoleh..
    terimakasih. semoga segalanya lancar..

  34. kak ….

    bsa d kirim ke a-mail saya istilah – istilah geografi….

    pLease…

    sebelum na TErima KasiH

  35. slmat pagi Mas Alva..
    saya Supres, saya seorang mahasiswi teknik sipil. Saat ini saya sedang dalam proses pembuataan skripsi, tapi yang saya ambil tentang Geolisrik.banyak sekali istilah2 baru yang belum saya pahami.
    nah, diforum ini saya ingin menanyakan mengenai apakah itu akifer celahan, akifer sedang, dan akifer setempat.
    saya juga masih ragu dengan pengertian homogen isotropik.
    timakasih sebelumnya Mas Alva,

  36. satu lagi mas alva….
    saya kan mengambil skripsi tentang pendugaan muka air tanah, nah perhitungan saya dengan teman2 terdapat perbedaann hasil dalam perhitungan tinggi muka air tanah, ketebalan dan kedalaman. padahal data kami sama, dan software yang kami gunakan juga sama yaitu software IP2WIN. yang saya akan tanyakan disini,
    1. mengapa terjadi perbedaan hasil padahal data yang kami gunakan itu sama.
    2. apakah ada pengaruh perbedaan ini terhadap pendugaan muka air tanah????
    saya sangat mengharapkan sekali bantuan mas alva diforum ini.
    trimakasih sebelumnya.
    supres.
    (lov3_bali@yahoo.com)

  37. Supres, balasan sudah saya kirim lewat email..

  38. trimakasih mas Alva atas penjelasannya…
    maaf sekali saya selama 1 bulan kemarin sakit, jadi belum sempet ngucapin terima kasih..

    oh ya mas alva, jika boleh saya bertanya lagi.. lalu bagaimana dengan homogen isotropik??? apakah masud homogen isotropik itu adalah :tanah yang memiliki kesamaan jenis dalam 1 lapisan ??
    Kemudian pada hasil analisis data sounding point, saya menghasilkan 1 lapisan, akan tetapi setelah dicek dengan hasil dari instansi, terdapat 5 lapisan tanah. nah, kenapa bisa terjadi perbedaan begini ya mas Alva???? apakah berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya nanti????
    Saya juga masih belum paham dengan pembacaan warna pada grafik pseudo section,, saya harapkan sekali penjelasan dari Mas Alva….
    trimakasih sebelumnya.. :)

  39. satu lagi mas Alva….
    maaf, bagaimana cara mengetahui debit aliran yang terjadi ,
    kemuduan apa maksud dari “jika recovery air tnah babus maka batu peasir akan melampar jauh”???
    trimakasih sebelumnya mas Alve..
    salam,
    Supresmartini
    (love_bali@yahoo.com)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: